want to advertise here $100 / views

May 4, 2013

Hacker Aljazair terkait dengan virus SpyEye diekstradisi ke AS

Aljazair hacker terkait dengan virus komputer SpyEye, dirancang untuk mencuri informasi pribadi dan keuangan diekstradisi oleh Thailand ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan bahwa ia membajak rekening nasabah di lebih dari 200 bank dan lembaga keuangan dan telah digunakan untuk mencuri lebih dari $ 100 juta dalam lima tahun terakhir.
SpyEye A memungkinkan penjahat dunia maya untuk mengubah tampilan halaman Web di browser korban 'sebagai cara untuk mengelabui mereka ke balik atas informasi keuangan pribadi. Virus ini hanya berdampak PC dan bukan sistem operasi Macintosh.

Sebuah laporan yang dikeluarkan tahun lalu oleh perusahaan keamanan McAfee mengatakan bahwa sekitar selusin kelompok cybercrime telah menggunakan varian dari Zeus dan SpyEye, yang mengotomatisasi proses mentransfer uang dari rekening bank. Dana curian yang ditransfer ke kartu debit prabayar atau ke rekening dikendalikan oleh uang bagal, memungkinkan keledai untuk menarik uang dan kawat itu ke penyerang.

Hamza Bendelladj, juga dikenal sebagai BX1, menghadapi 23 tuduhan dalam dakwaan (PDF) kembali pada bulan Desember 2011 dan disegel Jumat. Jaksa Sally Yates mengatakan, pria itu diekstradisi ke Atlanta dari Thailand pada Kamis dan didakwa di pengadilan federal yang Jumat sore. Mengenakan kemeja dan celana hitam atletik, ia sering tersenyum dan mengobrol di ruang sidang. Dia mengatakan dia tidak membutuhkan penerjemah karena ia berbicara fasih berbahasa Inggris.

Orang kedua juga dituntut dalam surat dakwaan tetapi belum teridentifikasi. Penyidik ​​tidak bisa mengungkapkan apakah orang tersebut berada di AS atau di luar negeri. Para pejabat juga tidak bisa mengungkapkan informasi apa yang menyebabkan mereka untuk Bendelladj.

Menurut dokumen pengadilan, 2009-2011, dan lain-lain Bendelladj diduga dikembangkan, dipasarkan dan dijual berbagai versi dan komponen Trojan SpyEye. Bendelladj diduga diiklankan malware pada forum cybercrime, dan komando dan kontrol server dioperasikan, termasuk satu di Atlanta, Georgia.

Jika terbukti bersalah, Bendelladj menghadapi hingga 30 tahun penjara karena konspirasi untuk melakukan penipuan bank dan kawat, dan sampai lima tahun untuk konspirasi untuk melakukan penipuan komputer. 21 tuduhan kawat dan penipuan komputer membawa hukuman maksimum antara lima dan 20 tahun masing-masing. Pria itu juga dapat didenda sampai $ 14 juta.

Juga sekarang Hacker telah mengembangkan versi mobile dari SpyEye disebut Spitmo, yang menargetkan smartphone korban. ​​Penjahat Cyber bisa mencuri informasi pribadi melalui korban komputer dan maju sendiri pesan teks dari korban ponsel untuk menipu memverifikasi identitas orang tersebut dan mengunci mereka dari rekening bank dan akun pribadi lainnya.

Sources: sumber disini

Artikel Terkait

0komentar:

Post a Comment